Ikhas
Jika merujuk kepada Al-Qur’an dan Sunnah, kita akan menemukan pangkal masalahnya, yaitu hati yang rusak karena kecenderungan pada syahwat.
“Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.” (Al-Hajj: 46).
Rasulullah saw. bersabda, “Ingatlah bahwa dalam tubuh ada segumpal daging, jika baik maka seluruh tubuhnya baik; dan jika buruk maka seluruhnya buruk. Ingatlah bahwa segumpul daging itu adalah hati.” (Muttafaqun ‘alaihi). Imam Al-Ghazali pernah ditanya, “Apa mungkin para ulama (para dai) saling berselisih?” Ia menjawab,” Mereka akan berselisih jika masuk pada kepentingan dunia.”
Karena itu, pengobatan hati harus lebih diprioritaskan dari pengobatan fisik. Hati adalah pangkal segala kebaikan dan keburukan. Dan obat hati yang paling mujarab hanya ada dalam satu kata ini: ikhlas.
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2008/05/03/582/tiga-ciri-orang-ikhlas/#ixzz3pYpWnISg
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook
Seperti apa ikhlas itu?
"Iklas itu seperti surat al-ikhlas,yang tidak ada kata ikhlas di dalamnya.selama ikhlas masih terucap,itu berarti belum ikhlas,karena hanya dia yang ikhlas yang senantiasa berbuat tanpa pernah menyebut ke ikhlasan.
Ikhlas adalah usaha seseorang melakukan perbuatan dengan hanya mengharapkan ridho dari Allah Swt.apa kalian selau ikhlas dalam menjalankan perintah Allah Swt,?
Ikhlas takkan terucap,jika kalian mengucapkan kalian akan tergolong dalam iklas riya'.
karena akan ada tiga golongan orang ikhlas pada akhir zaman nanti,yaitu;
- manusia yang digolongkan beribadah kepada Allah Swt.dengan ikhlas,
berarti,golongan yang beribadah kepada Allah Swt. hanya untuk beribadah dan mendapat ke ridhaan dari Allah Swt.
- manusia yang digolongkan beribadah kepada Allah Swt.dengan riya'
berarti,golongan yang beribadah kepada Allah dengan maksud ingin dilihat oleh manusia lain.
- manusia yang digolongkan beribadah kepada Allah Swt. dengan maksud mencari makan
berarti,golongan yang beribadah kepada Allah dengan maksud untuk mencari Keuntungan Duniawi.
Setiap perbuatan manusia dimulai dari gerak hati dan niatnya.Oleh karena itu,yang harus diluruskan pertamanya adalah NIAT.dengan niat yang baik akan dihasilkan perbuatan yang baik.
DENGAN BERBUAT IKHLAS DENGAN NIAT DARI HATI KITA YANG PALING DALAM,AKAN DICIPTAKAN PERBUATAN YANG BAIK.INSYALLAH PERBUATAN YANG KITA BUAT SELAMA INI DENGAN PENUH ''KEIKLASAN''.
Demikian yang bisa saya sampaikan kurang lebihnya,mohon dimaafkan.dan dapat di tulis melalui kritik dan saran
Wassalammualaikum wr.wb
Komentar
Posting Komentar